Kisah Pemuda Yang Menikahi Wanita “Buta, Tuli, Bisu dan Lumpuh”

Kisah Pemuda Yang Menikahi Wanita “Buta, Tuli, Bisu dan Lumpuh”Ilustrasi

Seorang lelaki yang soleh bernama Tsabit bin Ibrahim sedang berjalan di pinggiran kota Kufah. Tiba-tiba dia melihat Sebuah apel jatuh keluar pagar sebuah kebun buah-buahan. Melihat apel yang merah ranum itu tergeletak di tanah membuat air liur Tsabit terbit, apalagi di hari yang panas dan tengah kehausan. Maka tanpa berfikir panjang dipungut dan dimakannyalah buah apel yang lazat itu, akan tetapi baru setengahnya di makan dia teringat bahawa buah itu bukan miliknya dan dia belum mendapat izin pemiliknya.

Maka ia segera pergi kedalam kebun buah-buahan itu hendak menemui pemiliknya agar meninta dihalalkan buah yang telah dimakannya. Di kebun itu ia bertemu dengan seorang lelaki. Maka langsung saja dia berkata, “Aku sudah makan setengah dari buah apel ini. Aku berharap anda menghalalkannya”. Orang itu menjawab, “Aku bukan pemilik kebun ini. Aku Khadamnya yang ditugaskan menjaga dan mengurus kebunnya”.

Dengan nada menyesal Tsabit bertanya lagi, “Dimana rumah pemiliknya? Aku akan menemuinya dan minta agar dihalalkan apel yang telah ku makan ini.”Pengurus kebun itu memberitahukan, “Apabila engkau ingin pergi kesana maka engkau harus menempuh perjalan sehari semalam”.

Tsabit bin Ibrahim bertekad akan pergi menemui si pemilik kebun itu. Katanya kepada orang tua itu, “Tidak mengapa. Aku akan tetap pergi menemuinya, meskipun rumahnya jauh. Aku telah memakan apel yang tidak halal bagiku kerana tanpa izin pemiliknya. Bukankah Rasulullah s.a.w. sudah memperingatkan kita melalui sabdanya: “Siapa yang tubuhnya tumbuh dari yang haram, maka ia lebih layak menjadi umpan api neraka”

Tsabit pergi juga ke rumah pemilik kebun itu, dan setiba di sana dia langsung mengetuk pintu. Setelah si pemilik rumah membukakan pintu, Tsabit langsung memberi salam dengan sopan, seraya berkata,” Wahai tuan yang pemurah, saya sudah terlanjur makan setengah dari buah apel tuan yang jatuh ke luar kebun tuan. Kerana itu mahukah tuan menghalalkan apa yang sudah ku makan itu?”

Lelaki tua yang ada dihadapan Tsabit mengamatinya dengan cermat. Lalu dia berkata tiba-tiba, “Tidak, aku tidak boleh menghalalkannya kecuali dengan satu syarat.” Tsabit merasa khawatir dengan syarat itu kerana takut ia tidak dapat memenuhinya. Maka segera ia bertanya, “Apa syarat itu tuan?” Orang itu menjawab, “Engkau harus mengawini putriku !”

Tsabit bin Ibrahim tidak memahami apa maksud dan tujuan lelaki itu, maka dia berkata, “Apakah kerana hanya aku makan setengah buah apelmu yang keluar dari kebunmu, aku harus mengawini putrimu?”

Tetapi pemilik kebun itu tidak mempedulikan pertanyaan Tsabit. Ia malah menambahkan, katanya, “Sebelum pernikahan dimulai engkau harus tahu dulu kekurangan-kekurangan putriku itu. Dia seorang yang buta, bisu, dan tuli. Lebih dari itu ia juga seorang yang lumpuh!”

Tsabit amat terkejut dengan keterangan si pemilik kebun. Dia berfikir dalam hatinya, apakah perempuan seperti itu patut dia persunting sebagai isteri gara-gara setengah buah apel yang tidak dihalalkan kepadanya? Kemudian pemilik kebun itu menyatakan lagi, “Selain syarat itu aku tidak boleh menghalalkan apa yang telah kau makan !”

Namun Tsabit kemudian menjawab dengan mantap, “Aku akan menerima pinangannya dan perkahwinanya. Aku telah bertekad akan mengadakan transaksi dengan Allah Rabbul ‘alamin. Untuk itu aku akan memenuhi kewajiban-kewajiban dan hak-hakku kepadanya kerana aku amat berharap Allah selalu meridhaiku dan mudah-mudahan aku dapat meningkatkan kebaikan-kebaikanku di sisi Allah Ta’ala”.

Maka pernikahan pun dilaksanakan. Pemilik kebun itu menghadirkan dua saksi yang akan menyaksikan akad nikah mereka. Sesudah perkahwinan selesai, Tsabit dipersilahkan masuk menemui isterinya. Sewaktu Tsabit hendak masuk kamar pengantin, dia berfikir akan tetap mengucapkan salam walaupun isterinya tuli dan bisu, kerana bukankah malaikat Allah yang berkeliaran dalam rumahnya tentu tidak tuli dan bisu juga. Maka iapun mengucapkan salam, “Assalamu”alaikum…”

Tak disangka sama sekali wanita yang ada dihadapannya dan kini resmi jadi isterinya itu menjawab salamnya dengan baik. Ketika Tsabit masuk hendak menghampiri wanita itu , dia mengulurkan tangan untuk menyambut tangannya. Sekali lagi Tsabit terkejut kerana wanita yang kini menjadi isterinya itu menyambut uluran tangannya.

Tsabit sempat terhentak menyaksikan kenyataan ini. “Kata ayahnya dia wanita tuli dan bisu tetapi ternyata dia menyambut salamnya dengan baik. Jika demikian berarti wanita yang ada dihadapanku ini dapat mendengar dan tidak bisu. Ayahnya juga mengatakan bahawa dia buta dan lumpuh tetapi ternyata dia menyambut kedatanganku dengan ramah dan mengulurkan tangan dengan mesra pula”, Kata Tsabit dalam hatinya. Tsabit berfikir, mengapa ayahnya menyampaikan berita-berita yang bertentangan dengan yang sebenarnya ?

Setelah Tsabit duduk di samping isterinya, dia bertanya, “Ayahmu mengatakan kepadaku bahawa engkau buta. Mengapa?” Wanita itu kemudian berkata, “Ayahku benar, kerana aku tidak pernah melihat apa-apa yang diharamkan Allah”. Tsabit bertanya lagi, “Ayahmu juga mengatakan bahawa engkau tuli, mengapa?” Wanita itu menjawab, “Ayahku benar, kerana aku tidak pernah mahu mendengar berita dan cerita orang yang tidak membuat ridha Allah.

Ayahku juga mengatakan kepadamu bahawa aku bisu dan lumpuh, bukan?” Tanya wanita itu kepada Tsabit yang kini sah menjadi suaminya. Tsabit mengangguk perlahan mengiyakan pertanyaan isterinya. Selanjutnya wanita itu berkata, “aku dikatakan bisu kerana dalam banyak hal aku hanya menggunakan lidahku untuk menyebut asma Allah Ta’ala saja. Aku juga dikatakan lumpuh kerana kakiku tidak pernah pergi ke tempat-tempat yang boleh menimbulkan kegusaran Allah Ta’ala”.

Tsabit amat bahagia mendapatkan isteri yang ternyata amat soleh dan wanita yang memelihara dirinya. Dengan bangga ia berkata tentang isterinya, “Ketika kulihat wajahnya… Subhanallah, dia bagaikan bulan purnama di malam yang gelap”.

Tsabit dan isterinya yang salihah dan cantik itu hidup rukun dan berbahagia. Tidak lama kemudian mereka dikurniakan seorang putra yang ilmunya memancarkan hikmah ke seluruh penjuru dunia, Beliau adalah Al Imam Abu Hanifah An Nu’man bin Tsabit.

Kisah ini mengigatkanku ayat di dalam Alquran :

Wanita-wanita yang tidak baik untuk laki-laki yang tidak baik, dan laki-laki yang tidak baik adalah untuk wanita yang tidak baik pula. Wanita yang .baik untuk lelaki yang baik dan lelaki yang baik untuk wanita yang baik. (Qs. An Nur:26)

source: akhwatmuslimah/muslimahzone

Kisah Perang Yamamah

Kisah Perang Yamamah


Berkumpul bersama orang-orang yang shalih nan pemberani bisa menyemangati kita untuk menjadi seperti mereka. Jika pun tak sempat berjumpa langsung, mendengar dan membaca kisah mereka sudah bisa mengajarkan teladan yang besar pada kita. Berikut ini kami sadurkan sebuah kisah yang akan semakin menggugah keberanian kita dalam jihad fiisabiilillah. Selamat membaca….

***

Ibnu Katsir membawakan kisah matinya Musailamah Al-Kadzdzab [1] -semoga Allah melaknatnya- pada Perang Yamamah.

Ketika pasukan muslimin dan pasukan Musailamah Al-Kadzdzab berhadap-hadapan, Musailamah berkata kepada pengikutnya, “Hari ini adalah hari kecemburuan. Jika kalian kalah pada hari ini maka istri-istri kalian akan menjadi tawanan dan mereka akan menjadi budak. Oleh karena itu, berperanglah kalian untuk membela kedudukan dan melindungi wanita-wanita kalian.” [2]

Pasukan muslimin terus maju hingga Khalid naik ke tanah yang lebih tinggi dari Yamamah. Kemudian beliau membagi pasukannya.

Bendera kaum Muhajirin dipegang oleh Salim maula Abu Hudzaifah. Bendera kaum Anshar dipegang oleh Tsabit bin Qais bin Syammas, sedangkan kabilah Arab yang lain menggunakan bendera sendiri.

Kemudian pasukan kaum muslimin dan orang-orang kafir saling bertempur. Terjadilah pertempuran. Pasukan muslimin dari kabilah Arab yang lain bisa dikalahkan. Kemudian para shahabat saling menegur sesama mereka.

Tsabit bin Qais bin Syammas berkata, “Sungguh amat jelek kebiasaan yang kalian berikan kepada rekan kalian.”

Lalu terdengarlah seruan dari segala arah, “Berikanlah jalan keluar kepada kita, wahai Khalid.”

Setelah itu, kelompok Muhajirin dan Anshar masing-masing membentuk kelompok sendiri, juga Al-Barra’ bin Ma’rur. Dahulu, blia ia melihat perang maka ia akan gemetar. Lalu ia akan duduk di atas tunggangannya hingga kencing di celananya. Kemudian ia akan menerjang seperti singa.

Adapun Bani Hanifah menjalani oernga ini dengan sungguh-sungguh. Kesungguhan yang belum pernah mereka lakukan sebelumnya.

Karena itu, para shahabat saling memberikan wasiat di antara sesama mereka. Para shahabat mengatakan, “Wahai pengahapal surat Al-Baqarah, hari ini saaatnya pahlawan waktu sahur.”

Tsabit bin Qais membuat lubang untuk menanam kedua kakinya di bumi hingga setengah betis setelah ia mengusapkan obat pengawet mayat dan mengenakan kafan, dalam keadaan ia memegang panji kaum Anshar. Ia masih terus bertahan hingga terbunuh di lubang itu.

Kaum Muhajrin mengatakan kepada Salim maula Abu Hudzaifah, “Apakah kamu khawatir kita akan ditimpa kekalahan karena dirimu?” Lalu Salim mengatakan, “Kalau seperti itu yang terjadi maka aku sejelek-jelek pembawa Al-Quran.”

Zaid bin Al-Khaththab berkata, “Wahai sekalian kaum muslimin, gigitlah kuat-kuat dengan gigi geraham kalian. Teruslah, tebaskan pedang ke arah musuh-musuhmu! Teruslah maju! Demi Allah, aku tidak akan bicara lagi setelah ini hingga Allah mengalahkan mereka, atau aku berjumpa dengan-Nya, lalu aku akan mengajak-Nya bicara dengan alasan-alasanku.” Kemudian ia gugur sebagai syahid, semoga Allah meridhainya.

Abu Hudzaifah berkata, “Wahai penghapal Al-Quran, hiasilah Al-Quran dengan perbuatan.” Lalu ia terus maju ke tengah pasukan musuh hingga gugur, semoga Allah meridhainya.

Khalid bin Al-Walid terus menyerang hingga melewati pasukan musuh dan menuju ke arah Musailamah. Ia senantiasa mengintai untuk bisa mencapai Musailamah agar bisa membunuhnya. Kemudian ia berbalik dan berdiri di antara dua pasukan. Dia menantang untuk duel dan mengatakan, “Aku adalah putra Al-Walid. Aku adalah putra ‘Amir dan Zaid.”

Kemudian ia mengumandangkan semboyan-semboyan kaum muslimin. Mulalilah ia membunuh setiap pasukan musuh yang berduel dengannya. Ia juga akan melumat semua musuh yang mendekat kepadanya. Pasukan muslimin mulai menguasai keadaan. Lalu ia mendekati Musailamah dan menawarkan untuk kembali kepada kebenaran. Akan tetapi, setan yang ada pada diri Musailamah terus membisikinya, sehingga Musailamah tidak mau menerima tawaran apa pun. Setiap kali Musailamah mencoba melakukan pendekatan, setan yang ada padanya selalu berupa memalingkannya. Setelah itu, Khalid meninggalkan Musailamah.

Sebelumnya, Khalid telah membagi pasukan Muhajirin dan Anshar. Khalid memisahkan kedua pasukan ini dari pasukan muslimin yang berasal dari kabilah Arab yang lain. Beliau juga memisahkan pasukan berdasarkan keturunannya masing-masing. Sehingga setiap pasukan berperang di bawah bendera komando keturunannya. Dengan cara seperti itu, maka akan segera diketahui dari bagian pasukan yang mana kekalahan menimpa mereka. Sedangkan para shahabat Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam masih terus bersabar menghadapi keadaan yang sangat genting ini. Mereka menghadapai kobaran perang yang belum pernah dihadapi sebelumnya.

Para shahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam senantiasa maju menerjang leher-leher musuh, hingga Allah memberikan kemenangan kepada mereka. Orang-orang kafir pun lari tunggang langgang. Namun para shahabat masih terus memerangi sisa pasukan musuh dan menebaskan pedang ke leher-leher mereka. Para shahabat berhasil mendesak pasukan Musailamah di kebun kematian. Hakim Yamamah, yaitu Muhkam bin Ath-Thufail -semoga Allah melaknatnya- telah memberikan isyarat agar pasukan Musailamah memasukinya.

Lalu pasukan Musailamah masuk ke kebun kematian, dan di dalamnya ada musuh Allah, Musailamah. Abdurrahman bin Abu Bakar berhasil mendekati Ath-Thufail dan memanahnya sampai mengenai leher Muhkam dalam keadaan ia sedang berceramah. Abdurrahman berhasil membunuh Muhkam.

Orang-orang Bani Hanifah menutup pintu kebun, namun para shahabat terus mengepung mereka.

Al-Barra’ bin Malik mengatakan, “Wahai pasukan muslimin, lemparkan aku ke arah pasukan musuh di dalam kebun.”

Kemudian, pasukan muslimin menempatkannya di atas perisai, dan mengangkatnya dengan tombak hingga bisa melemparkannya ke arah pasukan musuh melewati pagar. Al-Barra’ senantiasa memerangi pasukan Musailamah yang berada di dekat pintu, hingga Al-Barra’ berhasil membuka pintu tersebut. Kemudian pasukan kaum muslimin masuk ke dalam kebun, baik melalui atas pagar maupun menjebol pintu-pintunya.

Pasukan muslimin terus memerangi orang-orang murtad yang ada di dalam kebun dari kalangan penduduk Yamamah. Kemudian pasukan Islam berhasil menuju ke arah Musailamah -semoga Allah terus melaknatnya-. Ketika itu, ia sedang berdiri di atas pagar yang retak seakan ia adalah unta yang berwarna abu-abu.

Musailamah ingin bersandar karena ia tidak bisa menahan marah. Apabilan setan dalam diri Musailamah meninggalkannya, akan keluar buih dari pelipisnya. Lalu Wahsyi bin Harb,maula Jubair bin Muth’im, mendekati Musailamah dan melemparnya dengan tombak kecil. Tombak itu tepat mengenai Musailamah dan tembus pada sisi tubuh yang lain. Abu Dujanah Simak bin Khirasyah bersegera menuju Musailamah dan menebaskan pedang. Musailamah akhirnya tersungkur tewas.

Seorang perempuan berteriak dari arah gedung, “Pimpinan Wadha`ah telah dibunuh oleh seorang budak hitam.”

Jumlah pasukan kafir yang dibunuh di dalam kebun dan di medan perang mendekati angka 10.000 korban, dan ada yang mengatakan 21.000. Sedangkan jumlah pasukan Islam yang meninggal berjumlah 600 orang, dan ada yang mengatakan 500 orang. Wallahu a’lam.

***

Disadur dari sebuah buku terjemahan yang berjudul “Kisah Kepahlawanan Para Shahabat Radhiyallahu ‘Anhum”, seri 2, cetakan pertama (Jumadil Akhir 1429 H/Juli 2008 M), penerbit: Hikmah Anak Sholih (HAS), Yogyakarta.

***

Catatan kaki :

[1] “Al-Kadzdzab” artinya pembohong besar (pendusta). Musailamah diberi gelar “Al-Kadzdzab” karena sepeninggal Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, Musailamah mengaku-aku sebagai seorang nabi. Padahal telah terdapat dalil-dalil shahih yang menyebutkan bahwa Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah penutup para nabi, tidak ada lagi nabi setelah beliau.

– Firman Allah Ta’ala,

مَا كَانَ مُحَمَّدٌ أَبَا أَحَدٍ مِّن رِّجَالِكُمْ وَلَكِن رَّسُولَ اللَّهِ وَخَاتَمَ النَّبِيِّينَ

Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kamu, tetapidia adalah Rasulullah dan penutup para nabi.” (QS. Al-Ahzab [33]: 40)

– Sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, yang artinya, “Aku adalah penutup para Nabi dan tidak ada Nabi lagi sesudahku.” (HR. Abu Daud, Ibnu Majah, dan Ahmad, dengan sanad shahih menurut Muslim)

[2] Ucapan penyemangat ini menunjukkan cita-cita Musailamah yang rendah dan hina, karena di dalamnya dia menyemangati pasukannya untuk berperang bukan untuk Allah tetapi untuk dunia, sebagaimana pada akhir ucapan Musailamah ini, “Oleh karena itu, berperanglah kalian untuk membela kedudukan dan melindungi wanita-wanita kalian.” Adapun kaum muslimin berperang untuk Allah, di jalan Allah, dan dengan pertolongan Allah lah kaum muslimin memperoleh kemenangan.

muslimah site/(Arrahmah.com)

Jaga Lidah Apabila Berbicara

Jaga Lidah Apabila Berbicara

INDIVIDU berkualiti dapat dinilai daripada kemampuannya menjaga lisan iaitu lidahnya. Mereka yang beriman pasti akan menjaga tutur bicaranya daripada mengeluarkan perkataan buruk.Dalam hal ini, Rasulullah pernah bersabda yang bermaksud:

“Siapa yang beriman pada Allah dan hari akhir, maka hendaklah dia berkata baik atau diam” (Hadis riwayat Bukhari & Muslim)

Baginda adalah contoh manusia yang sangat menjaga tutur katanya. Rasulullah akan berbicara atau berkhutbah di hadapan orang ramai secara berakhlak dan baginda juga adalah individu yang sangat jarang berbicara.

Namun, sekali berbicara, isi bicaranya pasti ada kebenarannya. Nilai ucapannya sangat tinggi seolah-olah mutiara yang indah dan bermutu. Ucapan baginda menembus hati, menggugah kesedaran, membekas ke jiwa serta dapat mengubah perilaku orang dengan izin Allah. Atas sebab itu, Rasulullah digelar ‘Al-Amin’ kerana sejak kecilnya lagi tidak pernah berdusta. Justeru, jika kita ingin tahu kualiti seseorang itu, lihat saja apa yang sering dikeluarkan daripada mulutnya.

Manusia dapat dikategorikan kualitinya kepada empat berdasarkan kualiti tutur bicaranya. Pertama, orang yang berkualiti tinggi. Jika mereka berbicara, isinya sarat dengan hikmah, idea, gagasan, ilmu, zikir dan penyelesaian. Orang seperti ini bicaranya bermanfaat pada dirinya sendiri dan juga bagi orang lain yang mendengarnya. Malah, apabila diajak berbual pastinya ada manfaat ilmu. Bicara mereka bermotivasi dan berpandangan positif dalam setiap perkara yang diutarakan.

Kedua, orang yang biasa-biasa saja. Ciri orang seperti ini adalah mereka sibuk menceritakan peristiwa contohnya melihat kemalangan jalan raya atau rompakan, dia juga pasti akan menceritakannya seolah-olah diri mereka berada di tempat itu.

Jika melalui semua bicara itu orang lain dapat mengambil hikmah maka tidak rugi, tapi jika sekadar memenatkan mulut sendiri tanpa manfaat tentu ia sia-sia.

Ketiga, orang rendah kualiti diri. Cirinya jika berbicara isinya hanya mengeluh, mencela dan menghina. Apa saja akan jadi bahan keluhannya. Contohnya, mereka sering mengeluh banyak masalah.

Mereka juga tidak tahu menghargai sesuatu misalnya, Jika dihidangkan makanan akan keluar keluhannya seperti ‘kenapa lauk ini kurang sedap’, namun begitu habis juga dimakannya.

Hari-harinya dipenuhi dengan bersungut seolah-olah segala yang berlaku penuh kekurangan. Alangkah ruginya hidup orang kategori seperti ini kerana seolah-olah tidak dapat membezakan nikmat dan musibah.

Keempat, orang yang cetek fikirannya iaitu mereka yang bicaranya hanya mengenai kehebatan dirinya atau kebaikan dirinya sedangkan hidup adalah pengabdian diri kepada Allah.

Mengapa mereka perlu bangga diri kerana semua itu kurniakan Allah. Golongan seperti itu sering dilihat menonjol dan mendominasi. Jika ada yang lebih baik darinya hatinya berasa tidak senang dan berharap orang itu segera jatuh.
Oleh itu berhati-hati apabila berbicara. Jagalah tutur percakapan kita dan kurangkanlah berkata-kata kerana ia akan mengurangi kesalahan kata kita. Jaga lidah sebaik mungkin kerana ia adalah amanah Allah s.w.t.

 

sumber : myibrah.com

Renungan Untuk Para Suami, Bila Istri Cerewet

Adakah istri yang tidak cerewet? Sulit menemukannya. Bahkan istri Khalifah sekaliber Umar bin Khatab pun cerewet. Seorang laki-laki berjalan tergesa-gesa. Menuju kediaman khalifah Umar bin Khatab. Ia ingin mengadu pada khalifah; tak tahan dengan kecerewetan istrinya. Begitu sampai di depan rumah khalifah, laki-laki itu tertegun. Dari dalam rumah terdengar istri Umar sedang ngomel, marah-marah. Cerewetnya melebihi istri yang akan diadukannya pada Umar. Tapi, tak sepatah katapun terdengar keluhan dari mulut khalifah. Umar diam saja, mendengarkan istrinya yang sedang gundah. Akhirnya lelaki itu mengurungkan niatnya, batal melaporkan istrinya pada Umar.

Apa yang membuat seorang Umar bin Khatab yang disegani kawan maupun lawan, berdiam diri saat istrinya ngomel? Mengapa ia hanya mendengarkan, padahal di luar sana, ia selalu tegas pada siapapun? Umar berdiam diri karena ingat 5 hal. Istrinya berperan sebagai BP4. Apakah BP4 tersebut?

1. Benteng Penjaga Api Neraka
Kelemahan laki-laki ada di mata. Jika ia tak bisa menundukkan pandangannya, niscaya panah-panah setan berlesatan dari matanya, membidik tubuh-tubuh elok di sekitarnya. Panah yang tertancap membuat darah mendesir, bergolak, membangkitkan raksasa dalam dirinya. Sang raksasa dapat melakukan apapun demi terpuasnya satu hal; syahwat. Adalah sang istri yang selalu berada di sisi, menjadi ladang bagi laki-laki untuk menyemai benih, menuai buah di kemudian hari.. Adalah istri tempat ia mengalirkan berjuta gelora. Biar lepas dan bukan azab yang kelak diterimanya Ia malah mendapatkan dua kenikmatan: dunia dan akhirat. Maka, ketika Umar terpikat pada liukan penari yang datang dari kobaran api, ia akan ingat pada istri, pada penyelamat yang melindunginya dari liukan indah namun membakar. Bukankah sang istri dapat menari, bernyanyi dengan liuka yang sama, lebih indah malah. Membawanya ke langit biru. Melambungkan raga hingga langit ketujuh. Lebih dari itu istri yang salihah selalu menjadi penyemangatnya dalam mencari nafkah.

2. Pemelihara Rumah
Pagi hingga sore suami bekerja. Berpeluh. Terkadang sampai mejelang malam. Mengumpulkan harta. Setiap hari selalu begitu. Ia pengumpul dan terkadang tak begitu peduli dengan apa yang dikumpulkannya. Mendapatkan uang, beli ini beli itu. Untunglah ada istri yang selalu menjaga, memelihara. Agar harta diperoleh dengan keringat, air mata, bahkan darah tak menguap sia-sia Ada istri yang siap menjadi pemelihara selama 24 jam, tanpa bayaran.
Jika suami menggaji seseorang untuk menjaga hartanya 24 jam, dengan penuh cinta, kasih sayang, dan rasa memiliki yang tinggi, siapa yang sudi? Berapa pula ia mau dibayar. Niscaya sulit menemukan pemelihara rumah yang lebih telaten daripada istrinya. Umar ingat betul akan hal itu. Maka tak ada salahnya ia mendengarkan omelan istri, karena (mungkin) ia lelah menjaga harta-harta sang suami yang semakin hari semakin membebani.

3. Penjaga Penampilan
Umumnya laki-laki tak bisa menjaga penampilan. Kulit legam tapi berpakaian warna gelap. Tubuh tambun malah suka baju bermotif besar. Atasan dan bawahan sering tak sepadan. Untunglah suami punya penata busana yang setiap pagi menyiapkan pakaianannya, memilihkan apa yang pantas untuknya, menjahitkan sendiri di waktu luang, menisik bila ada yang sobek. Suami yang tampil menawan adalah wujud ketelatenan istri. Tak mengapa mendengarnya berkeluh kesah atas kecakapannya itu

4. Pengasuh Anak-anak
Suami menyemai benih di ladang istri. Benih tumbuh, mekar. Sembilan bulan istri bersusah payah merawat benih hingga lahir tunas yang menggembirakan. Tak berhenti sampai di situ. Istri juga merawat tunas agar tumbuh besar. Kokoh dan kuat. Jika ada yang salah dengan pertumbuhan sang tunas, pastilah istri yang disalahkan. Bila tunas membanggakan lebih dulu suami maju ke depan, mengaku, ?akulah yang membuatnya begitu.? Baik buruknya sang tunas beberapa tahun ke depan tak lepas dari sentuhan tangannya. Umar paham benar akan hal itu.

5. Penyedia Hidangan
Pulang kerja, suami memikul lelah di badan. Energi terkuras, beraktivitas di seharian. Ia butuh asupan untuk mengembalikan energi. Di meja makan suami Cuma tahu ada hidangan: ayam panggang kecap, sayur asam, sambal terasi, dan lalapan. Tak terpikir olehnya harga ayam melambung; tadi bagi istrinya sempat berdebat, menawar, harga melebihi anggaran. Tak perlu suami memotong sayuran, mengulek bumbu, dan memilah-milih cabai dan bawang. Tak pusing ia memikirkan berapa takaran bumbu agar rasa pas di lidah. Yang suami tahu hanya makan. Itupun terkadang dengan jumlah berlebihan; menyisakan sedikit saja untuk istri si juru masak. Tanpa perhitungan istri selalu menjadi koki terbaik untuk suami. Mencatat dalam memori makanan apa yang disuka dan dibenci suami.
Dengan mengingat lima peran ini, Umar kerap diam setiap istrinya ngomel. Mungkin dia capek, mungkin dia jenuh dengan segala beban rumah tangga di pundaknya. Istri telah berusaha membentenginya dari api neraka, memelihara hartanya, menjaga penampilannya, mengasuh anak-anak, menyediakan hidangan untuknya. Untuk segala kemurahan hati sang istri, tak mengapa ia mendengarkan keluh kesah buah lelah.
Umar hanya mengingat kebaikan-kebaikan istri untuk menutupi segala cela dan kekurangannya. Bila istri sudah puas menumpahkan kata-katanya, barulah ia menasehati, dengan cara yang baik, dengan bercanda. Hingga tak terhindar pertumpahan ludah dan caci maki tak terpuji.
Akankah suami-suami masa kini dapat mencontoh perilaku Umar ini. Ia tak hanya berhasil memimpin negara tapi juga menjadi imam idaman bagi keluarganya.

Wallahu Alam.
(muslimdaily/bengkelrohani)

RASULULLAH S.A.W. DAN PENGEMIS YAHUDI BUTA

Pengemis Buta dan Rasulullah SAW

 

Di sudut pasar Madinah ada seorang pengemis Yahudi buta yang setiap harinya selalu berkata kepada setiap orang yang mendekatinya, Wahai saudaraku, jangan dekati Muhammad, dia itu orang gila, dia itu pembohong, dia itu tukang sihir, apabila kalian mendekatinya maka kalian akan dipengaruhinya.

Namun, setiap pagi Muhammad Rasulullah SAW mendatanginya dengan membawakan makanan, dan tanpa berucap sepatah kata pun Rasulullah SAW menyuapkan makanan yang dibawanya kepada pengemis itu sedangkan pengemis itu tidak mengetahui bahwa yang menyuapinya itu adalah Rasulullah SAW. Rasulullah SAW melakukan hal ini setiap hari sampai beliau wafat.

Setelah wafatnya Rasulullah SAW, tidak ada lagi orang yang membawakan makanan setiap pagi kepada pengemis Yahudi buta itu. Suatu hari sahabat terdekat Rasulullah SAW yakni Abubakar RA berkunjung ke rumah anaknya Aisyah RA yang tidak lain tidak bukan merupakan isteri Rasulullah SAW dan beliau bertanya kepada anaknya itu, Anakku, adakah kebiasaan kekasihku yang belum aku kerjakan?

Aisyah RA menjawab,Wahai ayah, engkau adalah seorang ahli sunnah dan hampir tidak ada satu kebiasaannya pun yang belum ayah lakukan kecuali satu saja. Apakah Itu?, tanya Abubakar RA. Setiap pagi Rasulullah SAW selalu pergi ke ujung pasar dengan membawakan makanan untuk seorang pengemis Yahudi buta yang ada disana, kata Aisyah RA.

Keesokan harinya Abubakar RA pergi ke pasar dengan membawa makanan untuk diberikan kepada pengemis itu. Abubakar RA mendatangi pengemis itu lalu memberikan makanan itu kepadanya.
Ketika Abubakar RA mulai menyuapinya, sipengemis marah sambil menghardik, Siapakah kamu?
Abubakar RA menjawab,Aku orang yang biasa (mendatangi engkau). Bukan! Engkau bukan orang yang biasa mendatangiku, bantah si pengemis buta itu.

Apabila ia datang kepadaku tidak susah tangan ini memegang dan tidak susah mulut ini mengunyah. Orang yang biasa mendatangiku itu selalu menyuapiku, tapi terlebih dahulu
dihaluskannya makanan tersebut, setelah itu ia berikan padaku, pengemis itu melanjutkan perkataannya.

Abubakar RA tidak dapat menahan air matanya, ia menangis sambil berkata kepada pengemis itu, Aku memang bukan orang yang biasa datang padamu. Aku adalah salah seorang dari sahabatnya, orang yang mulia itu telah tiada. Ia adalah Muhammad Rasulullah SAW.

Seketika itu juga pengemis itu pun menangis mendengar penjelasan Abubakar RA, dan kemudian berkata, Benarkah demikian? Selama ini aku selalu menghinanya, memfitnahnya, ia tidak pernah memarahiku sedikitpun, ia mendatangiku dengan membawa makanan setiap
pagi, ia begitu mulia….

Pengemis Yahudi buta tersebut akhirnya bersyahadat di hadapan Abubakar RA saat itu juga dan sejak hari itu menjadi muslim.

Namun mampukah kita meniru akhlak setingg Rasulullah SAW ?

 

Diet dan tips untuk memulai

Weight%2BLoss%2BInformation%2Band%2BTips%2Bfor%2BGetting%2BStarted
Diet danTips  Berat Badan

Kalori per Jam menawarkan tips berikut untuk membantu Anda menurunkan berat badan agar terlihat lebih baik, merasa lebih baik, dan hidup sehat. Tips-tips ini singkat dan manis dan dimaksudkan sebagai titik awal atau referensi cepat bagi individu mencari untuk menurunkan berat badan dengan menggunakan sumber daya yang ditawarkan di Kalori per Jam. Baca topik tutorial yang berhubungan untuk belajar lebih lanjut tentang topik yang dibahas dalam tips penurunan berat badan

Bagaimana Apakah saya Get them?
Apakah Anda hanya memerlukan bantuan belajar cara makan yang lebih baik? Mungkin. Tetapi jika Anda makan kurang sebagai akibat dari masalah emosional, mental, atau spiritual, mereka mungkin harus ditangani sebelum Anda dapat membuat kemajuan nyata dengan penurunan berat badan.

Bahkan orang yang tidak merasa bahwa mereka telah gangguan makan sering beralih ke makanan untuk kenyamanan. Untuk belajar makan dengan baik dan berolahraga secara teratur, Anda juga mungkin harus belajar untuk menangani masalah kehidupan melempar pada Anda tanpa berpaling dari makan sehat dan olahraga.

Sangat berhati-hati tentang semua atau tidak sama sekali berpikir. Suatu kecenderungan umum ketika gagal menjalankan diet adalah untuk meninggalkannya sama sekali. Sebaliknya, cobalah untuk belajar dari kesalahan dan berbuat lebih baik di masa depan.

Tutorial Terkait Topik: Gangguan Makan

Apakah Anda Siap untuk Diet? Lagi?
Diet membujuk kita dengan janji-janji penurunan berat badan cepat. Tapi berfokus pada penurunan berat badan yang cepat dapat menyebabkan makan yang tidak sehat dan keberhasilan jangka pendek saja.

Sementara diet menghasilkan penurunan berat badan yang paling cepat di awal, mereka sering menyebabkan metabolisme lambat. Hasilnya adalah bahwa Anda harus makan lebih sedikit dan kurang untuk menjaga berat badan. Anda dapat dengan cepat menjadi patah semangat, menyerah, dan mulai makan seperti dulu. Tapi sekarang, dengan metabolisme yang lebih lambat, Anda mendapatkan kembali semua berat Anda hilang, dan banyak lagi.

Berfokus pada peningkatan kesehatan Anda, dan Anda akan menjadi langsing dan sehat.

Tutorial Terkait Topik: Memilih Rencana Diet

Kendalikan Apa yang Anda Makan
Ada beberapa hal bahwa kita memiliki kontrol penuh atas, tetapi apa yang kita masukkan ke dalam mulut kita adalah salah satunya. Kita tidak harus kehilangan kendali di restoran atau rumah seorang teman, dan kita tidak harus makan semua yang diletakkan di depan kita.

Pertimbangkan ini: Kami mencintai lemak karena membawa rasa, dan restoran tidak tertarik apakah kita akan menjadi sekitar dalam 30 tahun sebagai apakah kita akan kembali minggu depan. Dan bagaimana dengan teman-teman kita?

Sering Makan, dan Makan Perlahan
Penting untuk memahami apa yang terjadi ketika Anda melewatkan waktu makan atau melakukan diet kecelakaan. Bila Anda melewatkan makan metabolisme Anda melambat untuk menghemat energi Anda. Dan ketika Anda menurunkan berat badan terlalu cepat selama beberapa hari, tubuh Anda berpikir itu terancam kelaparan dan beralih ke mode bertahan hidup. Ini perkelahian untuk menghemat cadangan lemak Anda, dan setiap penurunan berat badan sebagian besar berasal dari air dan otot.

Jangan melewatkan makan, terutama sarapan, dan makan makanan ringan sehat di antara waktu makan. Makan sering mencegah rasa lapar dan binges yang mengikuti, menyediakan energi yang konsisten, dan mungkin cara yang paling efektif untuk mempertahankan efisiensi metabolisme.

Makan perlahan-lahan memberikan waktu tubuh kita untuk memberitahu kami mereka penuh sebelum kita sudah makan lebih dari yang kita butuhkan.

Tutorial Topik Terkait: Meningkatkan Metabolisme Anda Membakar Kalori Lebih dan

Makan Buah Lebih, Sayuran dan Biji-bijian utuh
Orang yang makan sehat, kebanyakan makanan yang belum diproses, termasuk buah, sayuran, biji-bijian, kacang-kacangan, dan jumlah terbatas protein hewani berlemak, sering menemukan bahwa mereka dapat makan sebanyak yang mereka inginkan tanpa kenaikan berat badan. Jika mereka berpindah dari diet yang mengandung banyak makanan olahan, mereka menemukan bahwa mereka dapat makan lebih banyak namun mengkonsumsi lebih sedikit kalori – dan mereka menurunkan berat badan.

Secara historis, orang Cina kebanyakan makan nasi dan sayur dengan sedikit daging untuk protein dan rasa, tidak seperti piring restoran Cina-Amerika daging babi asam manis digoreng. Langkah kembali ke makanan alami lebih akan meningkatkan kesehatan dan lingkar pinggang.

Terkait Tutorial Topic: Mengapa Makanan Sehat Membuat Anda Langsing

Makan Serat Lebih
Serat membuat kita merasa kenyang lebih cepat dan tetap di perut kita lebih lama dari bahan lain yang kita makan, memperlambat laju kami pencernaan dan menjaga kita merasa kenyang lebih lama. Karena kandungan serat yang lebih besar nya, satu porsi roti gandum bisa lebih mengisi dari dua porsi roti putih. Serat juga bergerak lemak melalui sistem pencernaan kita lebih cepat sehingga kurang dari itu diserap.

Biji-bijian olahan seperti nasi putih dan yang digunakan untuk membuat roti putih dan sereal sarapan manis memiliki sebagian besar serat dan gizi dilucuti. Mereka berubah menjadi gula darah (glukosa) yang begitu cepat, seperti gula itu sendiri, mereka dapat menyebabkan lonjakan dalam tingkat insulin kita. Ini memberitahu tubuh kita yang banyak energi sudah tersedia dan bahwa hal itu harus berhenti membakar lemak dan mulai menyimpannya.

Makan makanan dengan banyak serat akan membantu menjaga gula darah kita pada tingkat yang lebih konsisten.

Topik Tutorial Terkait: Bagaimana Fiber Akan Menurunkan Berat Badan

Cut Down pada Gula
Hati-hati tentang gula dalam kopi dan soda pop. Hal ini dapat bertambah dengan cepat, dan minuman ini tidak mengenyangkan.

Perhatikan gula “tersembunyi” dalam makanan olahan seperti roti, saus tomat, salad dressing, buah kaleng, saus apel, selai kacang, dan sup. Dan hati-hati dengan “bebas lemak” produk. Gula sering digunakan untuk menggantikan rasa yang hilang ketika lemak akan dihapus. Bebas lemak tidak berarti bebas kalori.

Perhatian yang lebih besar dengan insulin spike (di atas) tidak bahwa ia memberitahu tubuh kita untuk mulai menyimpan lemak. Apapun yang kita makan dan tidak membakar akhirnya akan berubah menjadi lemak pula.

Perhatian lebih besar adalah bahwa lonjakan insulin diikuti dengan penurunan tingkat insulin yang membuat kita merasa lelah dan lapar dan ingin makan lebih banyak. Hasil disayangkan dari skenario ini adalah bahwa hal itu membuat kita ingin makan sesuatu yang lain dengan kandungan gula tinggi. Ketika kita melakukannya, kita memulai siklus itu lagi.

Mengatur tingkat gula darah Anda adalah cara paling efektif untuk mempertahankan kapasitas pembakaran lemak Anda.

Tutorial Terkait Topik: Bagaimana Darah Kadar Gula Mempengaruhi Berat Badan

Terlalu Banyak dari Bad Thing
Makanan seperti keju menonjol sebagai yang paling sarat lemak, dengan sejumlah besar kalori berasal dari lemak. Tapi sama pentingnya dengan itu adalah memilih makanan sehat, juga penting untuk mempertimbangkan bagaimana mereka siap.

Makanan yang digoreng, terutama goreng, mengandung sejumlah besar lemak. Sementara ayam dan ikan biasanya lebih ramping daripada daging sapi atau babi, mereka dapat mengandung lebih banyak lemak ketika mereka digoreng. Lihat saja bagaimana jumlah gram lemak dalam perubahan dada ayam tergantung pada bagaimana dimasak:

Cara Memasak Lemak
Daging Hanya, dipanggang 3,1
Daging Hanya, Goreng 4,1
Daging dan Kulit, Batter Goreng 18,5
“Makanan goreng? Yang saya makan adalah salad dan aku masih tidak bisa menurunkan berat badan!”

Hati-hati dengan dressing salad, mayones, dan bumbu lainnya yang tinggi kadar lemak. Mereka sangat meningkatkan jumlah kalori dan dapat meniadakan aspek sehat makan. Ganti mayones berbasis bumbu dengan bebas lemak alternatif seperti bebas lemak, mustard saus yoghurt, dan saus barbekyu.

Dan ingat, satu gram lemak mengandung lebih dari dua kali kalori sebanyak satu gram protein atau karbohidrat.

Tutorial Terkait Topik: Kalori dalam Protein, Lemak dan Karbohidrat

Terlalu Little Good Thing
Tapi jangan coba untuk menghilangkan lemak sama sekali, sebagai lemak makanan diperlukan untuk menjaga kesehatan tubuh. Ini adalah komponen penting untuk membangun jaringan tubuh dan sel-sel, dan membantu dalam penyerapan beberapa vitamin dan nutrisi lainnya. Banyak orang makan terlalu banyak lemak jahat, tetapi juga makan terlalu sedikit lemak yang baik diperlukan untuk kesehatan yang optimal.

Tutorial Terkait Topik: Lemak Baik dan Buruk Lemak

Berolahraga secara teratur
Orang yang berolahraga secara teratur tidak hanya menurunkan berat badan lebih cepat, mereka lebih berhasil menjaga it off. Latihan memungkinkan untuk membuat defisit kalori dan menurunkan berat badan tanpa kelaparan tubuh dan memperlambat metabolisme.

Di rumah, di gym, atau bermain olahraga, berpartisipasi dalam kegiatan pembangunan baik aerobik dan kekuatan secara teratur. Tidak hanya latihan sendiri membakar kalori, tetapi tubuh Anda akan terus membakar kalori yang lebih tinggi bahkan setelah Anda selesai berolahraga.

Jika berjalan adalah semua yang dapat Anda lakukan, lalu berjalan karena itu bagus untuk Anda. Tapi otot membakar lebih banyak kalori daripada lemak, jadi memakai otot sedikit jika Anda bisa dan Anda akan membakar kalori lebih hanya duduk di sana … terlihat baik.

Tapi jangan duduk terlalu lama. Tubuh manusia adalah pandai beradaptasi. Jika Anda menggali parit tanpa sarung tangan, Anda akan mengembangkan kapalan untuk melindungi tangan Anda. Jika Anda duduk terlalu lama, Anda akan mengembangkan bantalan ekstra untuk membuat Anda nyaman!

Tutorial Terkait Topik: Mengapa Latihan Apakah Penting untuk Berat Badan

Take It Easy
Kecuali Anda sangat antusias untuk mengikuti diet yang sangat spesifik dan rencana latihan, jangan mencoba mengubah terlalu banyak dan terlalu cepat. Jika Anda telah makan buruk dan tidak berolahraga, tubuh dan pikiran Anda akan memiliki banyak penyesuaian yang harus dilakukan.

Semua gula dan lemak yang sebenarnya cukup menyenangkan, dan duduk di sofa tidak merasa terlalu buruk, baik. Jika Anda mencoba dan mengubah segalanya terlalu cepat kemungkinan lebih besar bahwa Anda akan merasa buruk, berkecil hati, dan menyerah. Jadi pasien.

Saatnya akan tiba ketika camilan sehat akan terasa enak sebagai junk food Anda merasa buruk tentang makan, dan Anda akan berharap untuk latihan rutin Anda.

Mulailah Sekarang
Anda dapat mencapai tujuan Anda, tetapi tidak akan mungkin terjadi sebagai akibat dari diet mode berikutnya. Atau yang setelah itu.

Belajar untuk makan dengan baik dan berolahraga adalah solusi hanya untuk penurunan berat badan jangka panjang.

sumber : http://www.ijolumoet.info

Tips Saat Berbicara di Depan Umum

10 Tips untuk Public Speaking atau pada waktu anda ngomong di depan orang banyak yaitu adalah sebagai berikut.
Merasa beberapa gugup sebelum memberikan pidato adalah alami dan bahkan menguntungkan, tapi terlalu banyak kegugupan dapat merusak.
Berikut adalah beberapa tips terbukti bagaimana mengontrol kupu-kupu dan memberikan presentasi yang lebih baik:

1. Tahu materi Anda. Pilihlah topik yang Anda tertarik Ketahui lebih banyak daripada yang Anda sertakan dalam pidato. Menggunakan humor, kisah-kisah pribadi dan percakapan bahasa – dengan cara itu Anda tidak akan dengan mudah melupakan apa yang harus kukatakan.

2. Practice. Practice. Praktek! Berlatih keras dengan semua peralatan anda berencana untuk menggunakan. Merevisi bila perlu. Bekerja untuk mengendalikan kata-kata pengisi; Practice, jeda dan bernapas. Praktek dengan timer dan memberikan waktu yang tak terduga.

3. Tahu penonton. Menyapa beberapa penonton saat mereka tiba. Lebih mudah untuk berbicara kepada sekelompok teman daripada orang asing.

4. Tahu ruangan. Datang lebih awal, berjalan di sekitar area dan praktek berbicara menggunakan mikrofon dan alat bantu visual.

5. Tenang. Mulailah dengan berbicara kepada penonton. Ini membeli waktu Anda dan menenangkan saraf Anda. Jeda, tersenyum dan hitung sampai tiga sebelum berkata apa-apa. ( “Satu satu-seribu, dua satu-seribu, tiga satu-ribu. Tunda. Begin.) Transform energi gugup menjadi antusiasme.

6. Visualisasikan diri Anda memberikan pidato Anda. Bayangkan diri Anda berbicara, suara Anda keras, jelas dan percaya diri. Visualisasikan para penonton bertepuk tangan – ini akan meningkatkan rasa percaya diri Anda.

7. Sadarilah bahwa orang-orang yang ingin Anda berhasil. Audiens ingin Anda menarik, menstimulasi, informatif dan menghibur. Mereka rooting untuk Anda.
8. Jangan minta maaf untuk segala kegugupan atau masalah – penonton mungkin tidak pernah melihatnya.

9. Berkonsentrasi pada pesan – bukan media. Fokuskan perhatian Anda dari kecemasan Anda sendiri dan memusatkan perhatian pada pesan dan audiens Anda.

10. Mendapatkan pengalaman. Terutama, Anda harus berbicara mewakili Anda – sebagai sebuah otoritas dan sebagai pribadi. Pengalaman membangun kepercayaan diri, yang merupakan kunci untuk berbicara yang efektif. Sebuah klub Toastmasters dapat memberikan pengalaman yang Anda butuhkan di tempat yang aman dan ramah lingkungan.

sekian dulu untuk tips ngomong di depan umum atau di depan orang banyak.

sumber     : http://www.ijolumoet.info

Tips Saat Membeli Rumah Baru

rumah_rumah_rumah_menarik

Bagi Anda yang telah berkeluarga, kebutuhan akan rumah menjadi prioritas yang utama. Lokasi dekat kantor serta dekat dengan sekolah anak adalah impian bagi hampir semua keluarga.

Sayangnya kondisi kocek tak selalu bersahabat dengan keinginan, sehingga ada salah satu yang harus dikorbankan. Biasanya rumah yang dekat dengan sekolah anak menjadi prioritas utama.

Tak sekadar dekat dengan sekolah anak, ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan sebelum Anda memutuskan akan membeli rumah tersebut. Lima faktor dan Tips Saat Membeli Rumah yang harus dipertimbangkan sebelum membeli rumah antara lain adalah:

1. Lokasi rumah yang hendak dibeli haruslah memiliki akses jalan yang mudah dicapai.
Jangan mudah tergiur oleh janji-janji manis dan iklan pengembang yang mengatakan bahwa perumahan tersebut hanya 5 menit dari pintu tol. Siapa tahu, 5 menit yang dimaksud hanya terjadi pada tengah malam saat jalan lengang. Untuk memastikannya ada baiknya jika Anda melakukan uji coba di jam-jam sibuk seperti pagi dan sore hari.

2. Pastikan lingkungan calon rumah tinggal memiliki suasana dan tetangga yang menyenangkan karena di sanalah nantinya Anda akan banyak menghabiskan waktu.
Urungkan niat membeli rumah jika ternyata calon tetangga Anda tergolong super cuek. Biar bagaimana pun, nantinya tetangga adalah orang pertama yang akan dimintai tolong jika ada sesuatu yang terjadi pada saat Anda di rumah, bukan?

3. Pastikan pula komplek perumahan yang Anda pilih memiliki infrastruktur, seperti akses kendaraan umum, luas jalan, listrik, air, keamanan, kebersihan, pasar, mini market, klinik, sarana olahraga, pusat hiburan, dan sebagainya yang bisa dijangkau dengan mudah.

4. Pastikan rumah yang Anda incar tersebut tidak berada pada daerah rawan banjir.

5. Terakhir, perhatikan kondisi dan kualitas bangunan secara detil.
Bila perlu, buat daftar untuk melakukan cek terhadap kondisi atap, tembok, kusen, jendela, kamar mandi, saluran air, serta lubang angin.

Jika lima langkah tips ini sudah dilakukan, niscaya rumah yang dibeli akan memberikan kenyamanan bagi Anda sekeluarga.

Sekian dulu tips kali ini, semoga bermanfaat….
baca tips lainnya yaa….
thx for coming….

sumber : http://www.ijolumoet.info

100 Pertanyaan Yang Akan Membuat Hidup Anda Luar Biasa

Anthony Robbins pernah mengatakan dalam salah satu bukunya bahwa berpikir sebetulnya adalah proses bertanya dan menjawab pertanyaan-pertanyaan. Beliau kemudian menambahkan bahwa orang-orang yang sukses adalah mereka yang selalu bertanya pada dirinya sendiri.

Berikut adalah 100 pertanyaan yang akan membuat hidup anda luar biasa :

1. Apa yang saya inginkan?

2. Untuk hal-hal apa saja saya berterima kasih?

3. Apakah yang hilang dalam hidup saya?

4. Apakah saya melihat hal-hal baru di dunia ini setiap hari?

5. Apakah saya menyediakan sedikit waktu untuk mendengarkan orang lain?

6. Apakah saya cukup bersenang-senang?

7. Bagaimana saya menjadikan hidup ini lebih ceria?

8. Apa yang saya inginkan lebih dalam hidup?

9. Apa yang tidak terlalu saya inginkan dalam hidup?

10. Apakah saya selalu mencari peluang-peluang?

11. Apakah saya menangkap peluang-peluang yang ada?

12. Apakah saya mempunyai pikiran yang terbuka?

13. Apakah saya cukup fleksibel?

14. Apakah saya cepat menghakimi orang lain?

15. Apakah saya selalu memperhitungkan resiko?

16. Apakah saya tulus memuji orang lain?

17. Apakah saya menghargai apa yang orang lain lakukan untuk saya?

18. Ke tempat mana sajakah saya ingin pergi?

19. Siapa sajakah orang yang ingin saya jumpai?

20. Petualangan apa sajakah yang ingin saya ikuti?

21. Apakah saya peduli dengan apa yang orang lain pikirkan tentang saya?

22. Apakah saya cepat tersinggung?

23. Apakah yang membuat saya bahagia?

24. Adakah hal yang saya tunda?

25. Apakah saya selalu memikirkan diri sendiri?

26. Apakah saya suka menyimpan dendam?

27. Apakah saya selalu mengingat-ngingat masa lalu?

28. Apakah saya membiarkan pikiran negatif orang lain mempengaruhi saya?

29. Apakah saya bisa memaafkan diri sendiri?

30. Apakah saya cukup sering tersenyum?

31. Apakah saya cukup sering tertawa?

32. Apakah saya mengelilingi diri saya dengan orang-orang positif?

33. Apakah saya orang yang positif?

34. Apakah saya menyediakan cukup waktu untuk merawat diri?

35. Apakah ambisi rahasia saya?

36. Apakah yang ingin orang-orang ingat tentang saya di akhir hidup nanti?

37. Apakah arti sukses untuk saya?

38. Bagaimana saya dapat memberi arti bagi hidup orang lain?

39. Bagaimana saya dapat melayani sesama?

40. Hal apakah yang dapat saya lakukan lebih baik dibandingkan orang lain?

41. Apakah 3 kekuatan terbesar saya?

42. Apakah saya bergerak menuju ke pencapaian mimpi-mimpi saya?

43. Apakah saya menceritakan pada orang lain apa yang sungguh-sungguh saya inginkan dalam hidup?

44. Seperti apakah rupa hari yang indah menurut saya?

45. Ingin seperti apakah anda 1 tahun lagi? 5 tahun lagi? 10 tahun lagi? 20 tahun lagi?

46. Seperti apakah bentuk lingkungan untuk hidup yang baik menurut saya?

47. Apakah yang ingin saya perbuat jika saya tidak mempunyai rasa takut?

48. Apakah yang ingin saya perbuat jika uang bukanlah hal yang penting?

49. Alasan-alasan apa sajakah yang sering saya ucapkan?

50. Apakah saya menikmati apa yang saya lakukan sehari-hari?

51. Apakah saya berada di jalan yang benar?

52. Apakah saya meyayangi diri sendiri?

53. Apakah saya baik pada orang lain?

54. Apakah saya mengambil sesuatu tanpa imbalan?

55. Apakah saya sedang melakukan hal yang paling penting saat ini?

56. Apakah ada hal-hal dalam hidup yang perlu saya beri perhatian lebih?

57. Apakah saya sudah menggunakan waktu saya dengan sebaik-baiknya?

58. Apakah yang bisa saya lakukan saat ini yang dapat membuat perbedaan terbesar dalam hidup?

59. Apakah yang sedang saya hindari?

60. Hal-hal apa sajakah yang saya bisa bertoleransi?

61. Apakah saya membuat tujuan-tujuan yang jelas dengan batas waktu pencapaiannya?

62. Apakah saya memegang janji-janji yang telah saya buat pada diri sendiri?

63. Apakah saya memegang janji-janji yang telah saya buat pada orang lain?

64. Jika saya ingin kehidupan saya sempurna, apakah yang harus saya rubah?

65. Apakah yang sedang saya cari sungguh-sungguh saat ini?

66. Bagaimana saya membuat hidup saya lebih sederhana?

67. Kegiatan apa saja yang saya lakukan tetapi saya tidak menikmatinya? Apakah kegiatan tersebut sungguh-sungguh harus dilakukan? Dapatkan saya mendelegasikannya atau membayar orang lain untuk melakukan itu?

68. Apakah saya melihat diri saya sebagai seorang yang cukup kreatif?

69. Apakah saya membiarkan diri saya untuk menjadi orang yang kreatif?

70. Dapatkah saya menjadi seseorang yang spontan?

71. Apakah saya terlalu kritis pada diri sendiri?

72. Apakah saya terlalu kritis pada orang lain?

73. Apakah saya dapat melihat permasalahan dari sudut pandang yang berbeda?

74. Hal-hal apa sajakah yang telah saya selesaikan?

75. Hal-hal apa sajakah yang menjadi sumber stress dalam hidup?

76. Bagaimana saya dapat mengurangi stress dalam hidup?

77. Kemana sajakah uang saya dipergunakan?

78. Bisakah saya mengelola keuangan saya?

79. Punyakah saya rencana keuangan untuk masa depan?

80. Untuk apa sajakah waktu saya dipergunakan?

81. Sudahkah saya membuat sistim pengelolaan waktu yang efisien?

82. Apakah 3 prioritas terbesar saya dalam hidup?

83. Siapakah orang terpenting dalam hidup saya?

84. Siapakah yang mencintai saya?

85. Siapakah yang peduli kepada saya?

86. Untuk siapakah anda bekerja keras?

87. Apakah tempat tinggal dan lingkungan kerja saya telah diatur sedemikian rupa sehingga memberi kenyamanan pada saya?

88. Apakah saya mempunyai pola hidup yang sehat?

89. Apakah saya sering terbawa emosi?

90. Apakah saya dapat melupakan kesalahan-kesalahan yang telah saya buat di masa lalu?

91. Apakah saya mengijinkan diri saya untuk melakukan kegagalan?

92. Apakah saya mempelajari kegagalan-kegagalan saya?

93. Apakah saya cepat menanggapi ketika sesuatu berjalan tidak semestinya?

94. Apakah keyakinan-keyakinan saya telah bekerja dengan baik?

95. Apakah saya melonggarkan aturan-aturan yang telah saya buat untuk diri sendiri dan orang lain?

96. Apakah impian masa kecil saya yang terlupakan?

97. Siapa sajakah idola/tokoh yang saya tiru?

98. Apakah saya asli? Apakah saya menjadi diri saya sendiri atau sedang mencoba menjadi seseorang yang lain?

99. Bagaimana jika …?

100. Mengapa tidak …?

Pertanyaan manakah yang membuat anda paling tersentuh? Silahkan sharing kan disini, atau
Jika anda memiliki pertanyaan refleksi yang lain juga bisa disharingkan disini.